Begini 2 Cara Mengetahui Ponsel Kamu BM dan Berpotensi Diblokir atau Tidak

in
Cara Cek Ponsel Palsu Dan Asli

Pemerintah Melalui Kementerian Perindustrian kini telah menegaskan akan memblokir ponsel yang ilegal alias black market (BM) di Indonesia. Dalam pemblokiran ponsel ilegal tersebut, pemerintah memanfaatkan nomor IMEI pada perangkat yang menggunakan kartu SIM.

Kemenperin sudah mengumpulkan database yang berisi di dalamnya nomor IMEI ponsel yang sudah masuk secara resmi ke Indonesia. Namun, jika nomor IMEI sebuah ponsel tidak masuk ke dalam daftar tersebut, maka kemungkinan besar perangkat itu masuk secara tidak resmi ke Indonesia.

Lalu bagaimana cara cek: apakah ponsel kamu ilegal alias BM lalu akankah diblokir atau tidak? Yuk simak ulasan berikut ini.

Cara Cek Ponsel Berpotensi Diblokir atau Tidak

1. Cek Nomor IMEI

Setiap ponsel telah memiliki nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity). Nomor tersebut dijadikan sebagai nomor identitas untuk setiap perangkat. Operator seluler dengan nomor IMEI juga bisa mengidentifikasikan perangkat bisa tersambung ke jaringannya.

Dengan cara ini ponsel yang IMEI nya tidak terdaftar ke dalam database pemerintah dan operator akan diblokir layanan selulernya.

Nah, untuk mengetahui apakah ponsel kamu berpotensi diblokir atau tidak, pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan cara cek nomor IMEI. Cara cek IMEI bisa kamu baca lewat link di bawah ini.

BACA:


2. Cek Izin Postel

Selain melakukan cek nomor IMEI, kamu juga bisa melakukan validasi terhadap nomor sertifikat pada setiap perangkat.

Dengan sertifikat ini bisa dilihat perangkat tersebut sudah lolos uji transmisi dan penerimaan radio dari Direktorat Jenderal Sumber Daya dan perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementrian Kominfo.

Nah, nomor sertifikat tersebut bisa kamu lihat di label kotak kemasan dan juga sudah ada informasi nomor IMEI.

Cek Izin Postel

Jika sudah mendapat informasi nomor sertifikat postel, kamu bisa memasukkan ke situs Kominfo, klik Link INI.

Di dalam halaman tersebut, kamu cukup memasukkan nomor sertifikatnya saja. Lalu pilih nomor sertifikat di menu drop down terlebih dahulu supaya tidak salah dalam mencari.

Jika sudah, akan muncul beberapa informasi terkait nama pembuat produk, nama perangkat, hingga model perangkat tersebut jika memang nomor sertifikat postel valid.

Lalu sesuaikan informasi-informasi yang ada di situs Postel dengan ponsel yang kamu miliki. Jika tidak sesuai, bisa jadi ponsel yang kamu gunakan itu adalah barang BM.

5/5 (2 Reviews)

Ayo mulai berdiksusi